Sejarah

Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Prodi PSAL) didirikan dan di jalankan berdasarkan Surat  Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1921/DT/2006 tanggal 13 Juni 2006 dan ijin operasional berdasarkan Surat Keputusan DIKTI Nomor 1921/D/T/2006.  Prodi PSAL dikelola oleh Ketua Prodi dan dibantu oleh seorang sekretaris yang secara langsung strukturnya berada di bawah Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR). Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing dosen sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing. Mahasiswa yang kuliah di Prodi PSAL didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari kota dan kabupaten di Kalimantan Tengah.  Dengan demikian diperlukan upaya untuk merekrut calon mahasiswa dari wilayah atau Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur.  Untuk itu upaya promosi harus dilakukan salah satunya dengan mengirimkan brosur atau leaflet ke PT dan instansi pemerintah/swasta di kabupaten/kota di ketiga Propinsi tersebut.  Upaya promosi ini juga terkait dengan adanya kecendrungan penurunan terhadap jumlah mahasiswa yang direkrut dalam 2 tahun terakhir, sehingga tidak memenuhi kuota yang telah diterapkan. Jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaiakan studinya di Prodi PSAL dalam kurun waktu lima tahun terakhir berjumlah 66 orang.  Rata-rata lama waktu studi mahasiswa Prodi PSAL adalah 2,49 tahun.  Lama waktu studi ini lebih dipengaruhi oleh lamanya waktu yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir tesis/penelitian. Untuk itu diperlukan upaya untuk mempercepat waktu kelulusan mahasiswa melalui perubahan waktu perencanaan pembuatan tesis/penelitian pada semester III menjadi pada semester I.  IPK lulusan dari tahun 2006 sampai 2019 berkisar antara : 3,56 hingga 3,70.  Nilai IPK cenderung tetap yang mengindikasikan bahwa kualitas hasil proses belajar mengajar di Prodi PSAL dapat tetap dipertahankan. Tenaga dosen yang mengajar di Prodi PSAL didominasi oleh dosen yang berasal dari Fakultas Pertanian.  Ada beberapa yang berasal dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan  dan Ekonomi dan Fakultas Hukum.  Mayoritas dosen yang mengajar bergelar S3.